Wednesday, April 19, 2017

Review: Innisfree Jeju Volcanic Pore toner

Hallo!

Kali ini saya mau berbagi pengalaman menggunakan toner untuk pertama kalinya sejak hampir 4 tahun yang lalu. Yap! Saya memang jarang memasukkan toner dalam perawatan harian saya. Selain belum menemukan produk yang cocok sekali, saya juga pilih-pilih untuk menghindari efek yang tidak diinginkan. Karena saya pernah menambah penggunaan toner dari suatu merek produk jerawat dari seri moisturizer yang cocok dengan saya saat itu malah muncul jerawat besar-besar dan perih. Akhirnya saya memilih lebih baik saya tidak harus menggunakan toner tapi hasil perawatan baik-baik saja daripada memaksakan penggunaan toner tapi tidak cocok. Tapi sekarang karena setelah mencoba masker Innisfree dan saya merasakan cocok maka saya tertarik mencoba beli Innisfree Jeju Volcanic Pore Toner. Bagaimana hasilnya?



Innisfree Jeju Volcanic Pore Toner merupakan toner pengontrol sebum dengan volcanic cluster Jeju yang memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk menyerap sebum untuk menjaga kulit bebas minyak. Innisfree Jeju Volcanic Pore Toner selain diperkaya dengan volcanic cluster, juga mengandung green complex dari Pulau Jeju.  
  • Jeju Volcanic Cluster terbuat dari lava yang mengeras saat terjadi erupsi di Pulau Jeju. Memiliki struktur multi-poros dengan pori-pori mikro yang tidak terhitung memiliki kemampuan alami untuk menyerap dan mensterilkan. Merupakan bahan ajaib yang memiliki manfaat antibakteri kuat, detoksifikasi, menjernihkan, dan menjaga kelembaban tanpa bahan tambahan. Diambil dari area yang tidak terkontaninasi oleh bahan kimia seperti pestisida, dilumatkan dan disterilisasi pada temperatur di atas 150 derajat. Volcanic cluster diklasifikasikan sebagai sumber daya alam yang diatur di bawah Hukum Spesial Pulau Jeju. 

  • Jeju Green Complex terdiri dari Jeju Green Tea, Citrus, dan Camellia Leaf. 

Selain itu produk ini juga diklaim bebas dari paraben, non-sintetis pigmen, mild oil, dan bebas bahan yang berasal dari binatang.

Berdasarkan pengalaman menggunakan clay mask Innisfree dan membaca penjelasan tentang bahan aktif dari Jeju Volcanic Pore Toner tampaknya sangat menjanjikan ya. 



Innisfree Jeju Volcanic Pore Toner memiliki ukuran yang cukup besar, tinggi 18 cm dan diameter botol 4,7 cm dan isi 250 ml. Kemasan terluarnya terbuat dari kertas daur ulang dan tulisannya dicetak menggunakan tinta berbahan dasar kedelai. Botol toner terbuat dari plastik berwarna cokelat dan tutup botol plastik berwarna silver yang menjadikannya tampak seperti besi. Keterangan produk tertulis lengkap di bagian kardus menggunakan bahasa Korea dan Inggris. Sedangkan pada botol hanya terdapat keterangan singkat menggunakan bahasa Korea. Untuk lubang tonernya memiliki diameter sekitar 3,5 mm. Menurut saya ukuran lubang tonernya tidak terlalu besar bila dilihat keseluruhan dengan kemasan toner. Biasanya penutup lubang toner menyatu dengan tutup botol, tapi untuk toner ini penutup tonernya terpisah. Jadi setelah membuka tutup botol, harus dibuka lagi tutup lubangnya. Menurut saya bagus juga untuk mengurangi resiko bocor walau agak sedikit repot.



Innisfree jeju Volcanic Pore Toner terdiri dari dua bagian yaitu cairan dan powder. Powder akan terlihat jelas mengendap di bagian bawah botol bila diletakkan dalam posisi berdiri. Sebelum penggunaan pastikan isi toner tercampur dengan baik dengan mengocoknya. Isi toner ini berwarna jernih dan powdernya berwarna putih.




komposisi:
Water, Alcohol, Propanediol, Volcanic Ash, Protease, Camelia Japonica Leaf Extract, Orchid extract, Opuntia Coccinelifera Fruit Extract, Citrus Unshiu Peel Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Sodium Magnesium Silicate, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Sodium Lactate, Lactic Acid, Calcium Chloride, Ethylhexylglycerin, Butylene Glycol, Silica, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, Fragrance. 

Berikut gambaran pori sebelum dan sesudah penggunaan toner di hari yang sama. 



Saat di lihat di kamera, saya pikir beda kondisi porinya tidak berbeda. Ternyata ketika sudah di fokuskan ke bagian pori malah tampak kondisi setelah pemakaian toner pori dan komedo lebih terlihat. Kesimpulan saya akan kondisi ini mungkin karena kondisi sebelumnya dalam kondisi kering, dan sesudahnya kondisi basah dari toner. Kemudian berdasarkan pemakaian selama 1,5 bulan setiap pagi dan malam saya rasakan tidak ada perubahan drastis untuk kondisi pori-pori. Hasilnya sama saja dengan tanpa penggunaan toner. Untuk pori-pori yang mengecil juga belum saya dapatkan. Di awal pemakaian saya mulai merasa kurang cocok dengan produk ini karena jerawat jadi lebih mudah muncul, sedikit memang. Belum lagi wangi bunga dari toner yang menyengat ditambah bau alkohol yang agak mengganggu. Dengan produk yang wangi dan mengandung alkohol seperti ini muncul rasa kuatir terhadap kulit saya yang atopi. Untungnya efek yang muncul sebatas yang tadi saya ungkapkan sebelumnya. Tidak terlalu parah. Sedangkan efek yang cukup berbeda saya rasakan sekarang hanyalah produksi minyak di daerah T yang sedikit berkurang. Wajar sih karena penggunaan alkohol maka kulit akan cenderung kering. 

Untuk cara penggunaan saya menggunakan dengan cara;
  1. mengocok toner hingga isi tercampur rata
  2. tuang toner ke kapas
  3. mengaplikasikan toner dengan cara ditepuk-tepuk ringan

Karena di awal pemakaian saya kurang merasakan hasilnya, maka saya mencoba untuk menggunakan sisa toner di kapas untuk mengompres bagian hidung. Tapi ternyata hasilnya sama saja dengan cara ditepuk-tepuk ringan. Dalam penggunaan produk saya menggunakan produk perawatan harian yang biasa saya gunakan namun dengan menambahkan Innisfree Jeju Volcanic Pore Toner.

Beli di Althea Rp 181.630 (diskon Happy2017 17% )

(+)
Sedikit mengurangi minyak
Kemasan menarik
Kardus yang eco-friendly

(-)
Mahal
Tidak mengurangi komedo
Tidak mengecilkan pori-pori
Wangi menyengat
Lebih mudah jerawatan, sedikit
Tidak ada pilihan kemasan kecil

Dari poin-poin di atas dapat disimpulkan kalau saya masih kurang terkesan dengan produk ini. Tapi balik lagi setiap produk cocok-cocokan. Apalagi saya memang punya riwayat belum pernah dapat produk toner yang pas dan kulit atopi saya memang tak membutuhkannya.

2 comments:

  1. Lagi banyak yang bahas Innisfree nih sejak buka toko di Jakarta. Thanks for sharing, Ikke.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba. thank you sudah mampir juga :)

      Delete