Friday, February 12, 2016

Review: Bunny Lashes (Dittany, Bittersweet & Peony )

Saya bukan orang yang selalu pakai bulu mata palsu kalau ada acara-acara. Kecuali didandanin atau biar agak beda sedikit dari biasanya. Alhamdulillah punya bulu mata yang panjang, walaupun aslinya ga lentik tapi masih bisa maksimal pakai penjepit bulu mata dan maskara. Tentunya ini lebih praktis untuk sehari-hari. Karena jarang menggunakan bulu mata palsu saya juga payah untuk menempelkannya. Setengah mati deh hahaha. Kalau masangnya kurang pas akhirnya sepanjang acara malah resah dan gelisah takut copot :D


Tapi beberapa waktu yang lalu saat liat bulu mata ini siapa yang bisa nolak. Kemasannya lucu dan menggemaskan. Nampak seperti kelinci-kelinci centil ya. Akhirnya saya cek deh koleksinya apa aja dan dari banyak koleksi tersebut saya memilih 3 jenis yang saya anggap wearable buat saya.


Bulu mata ini katanya bisa dipakai berulang hingga 6 kali. Tapi tergantung dari pemakaiannya juga seperti apa. Bulu-bulunya dibuat handmade dari human hair. Dan yang saya rasakan sih ringan ya. Ikatan bulu matanya juga keliatan rapi. Kalau yang nempelin lebih jago dari saya makin cakep deh. Dan tidak semua pusat ikatannya warna hitam ada juga yang bening jadi bisa bikin kesan pemakaian bulu matanya natural.

Diurut dari ketebalan dan panjang yang saya pilih yaitu Dittany, Bittersweet dan Peony. Dittany saya pilih karena saya menginginkan hasil natural. Jadi bulu mata saya tinggal ditumpuk dikit. Tapi ternyata hasilnya ga memuaskan karena lebih pendek dari bulu mata saya sendiri. Selain tidak kelihatan perbedaannya saya juga jadi kesulitan saat mengaplikasikan. Ini bulu mata yang saya coba pertama, stress banget masangnya gagal terus karena 'kekecilan'. Maaf makeup-nya gompel-gompel saya kesulitan pasang bulu mata Dittany yang pertama saya coba XD



Bulu matanya kependekan. Susah pakainya.
Akhirnya setelah 'berhasil' memasang Dittany saya coba Bittersweet. Bulumata ini lebih panjang dari bulu mata saya sedikit. Ga terlalu rapat hasilnya natural. Ini yang saya bilang, ikatan di ujung bulu matanya bening. Aplikasinya mudah banget karena ga 'kekecilan'.




Untuk yang paling rapat dan tebal yang saya beli yaitu Peony. Biarpun tebal tapi saya merasa kalau ini cukup ringan.




Dari tiga-tiganya saya sudah coba beberapa kali pemakaian. Kecuali Dittany yang saya coba aplikasikan hingga lebih dari 6 kali dan sejauh ini masih bagus karena lemnya mudah dibersihkan jadi bulu matanya tetap cakep. Tapi itu di satu hari. Kalau Bitterweet mungkin ada sekitar 4x pemakian. Bukan karena udah jelek tapi karena hilang. Kalau Peony ada sekitar 3x saya gunakan. Saya cuma tarik-tarikin aja sih lemnya kalau saat membersihkan. Tiap box sudah ada lem bawaan ya. Kalau untuk lebar menurut saya sudah pas dengan lebar mata saya. 

Yang saya kurang puas kardus pembungkusnya itu kayak kardus kue kotakan yang datang dengan keadaan 'menyek'. Untung produknya semua dalam keadaan baik dan masih cantik kalau di foto. Kardus tersebut dibungkus lagi dengan bahan yang mungkin bertujuan untuk melindungi produk dari cairan. Agak berjuang juga untuk membuka pembungkus ini :))

Apakah keadaan 'menyek' ini hanya saya yang mengalami atau ada juga yang lainnya?

(+)
Kemasannya cantik dan centil
Bulu matanya ringan
Mudah diaplikasikan
Lem mudah dibersihkan
Bisa dipakai berulang

(-)
Kemasan paketnya kurang kokoh, tapi ga akan jadi masalah sih selama yang ngehandle paketnya bagus

Okay, sekian review saya. Berikut wajah saya semua saat menggunakan Bunny Lashes. Kalau ga kuat skip aja ya hihi.

Dittany

Bittersweet

Bitterweet

Peony

Peony
Penasaran sama lipsticknya? cek di sini.


No comments:

Post a Comment