Wednesday, June 19, 2013

Beauty & The Sound of My Heart

Kalau baca judulnya kamu bakal mikir apa? Kesannya berat kali ya :D Karena aku lagi malas untuk bikin review walaupun sesi foto-foto udah selesai maka aku akan sharing aja. Sekarang aku lagi seneng aja ngeblog ngalor ngidul tapi topiknya tetap sama, beauty.

Sebagai beauty blogger saat memulai menulis sebuah blog pasti punya motivasi dong. Ya ga? Kayak dulu aku pas mulai blog ini sebagai beauty blog kayaknya pengeeeeeen merasakan keuntungan-keuntungan seperti yang beauty blogger pos. Sebenarnya sebelum menjadi beauty blogger pun aku udah merasakan keuntungan menjadi blogger. Next time aku ceritakan deh kalau ada yang belum tahu *sok penting*. Tapi hari-hari berlalu, aku belajar banyak untuk menulis review & taking good photos, baca blogpost para blogger, sok-sok ngadain giveway dan ikutan giveaway juga tentunya :))

Suatu hari aku dikontak Dskon dan mereka ingin interview aku. Well, aku kok ya ngerasa di awan gitu. Apalah aku ini hanyalah butiran berlian *tsaaah* kok mau diwawancara. Akhirnya karena aku mau eksis ya aku terima dong! Hahaha kalau membuat blog ini aja perlu kenarsisan tinggi (pasang foto jajal-jajal make up, domain pun menggunakan nama sendiri! hihi) ga mungkin kayaknya ya aku tolak interviewnya.
Sambil menjawab beberapa pertanyaan via email yang cukup lama, kalau biasanya pas bikin pos ngalir begitu saja kata-katanya tapi ga dengan jawab interview, aku juga diajak berpikir apa sebenarnya yang aku inginkan dari blog ini. Dan ternyata aku merasakan ada beberapa perubahan sejak pertama kali ngeblog. Jadi semakin sering ngepos semakin sering baca semakin tahu minat aku sebenarnya ke mana. Semacam pencarian jati diri *berat bangeeeet*.

Pernah merasa minat sama line cosmetic Korea, tapi ternyata ga juga. Kosmetik yang packagingnya lucu-lucu kayaknya ga terlalu tertarik juga. Kenapa? Karena ternyata keinginan tersebut seringnya gugur kalau inget produknya ga eco-conscious, ga bisa di recycle (banyak produk yang kemasannya eksklusif banget), tokonya tidak bertanggung jawab atas sampah-sampahnya, ya bisa disimpulkan ga ECO FRIENDLY. Dan ternyata aku menyimpulkan kalau aku lebih minat ke produk yang bukan hanya no-animal testing, tapi eco friendly. Biar pun kemasannya bisa didaur ulang tapi kalau tetap tidak bertanggung jawab atas sampahnya kok ya aku kurang sreg. Soalnya di Indonesia sendiri pengolahan sampahnya masih you-know-lah. Jadi percuma aja aku pikir kalau akhirnya berakhir di tempah sampah sendiri.

Kenapa akhirnya aku merasa turut bertanggung jawab untuk memilih produk yang eco friendly? Kalau aku lihat tempat sampah yang terisi dari berbagai produk kecantikan sedih rasanya. Cuma satu orang wanita aja bisa segitu sampahnya. Apalagi kalau 10, 100, 1000? Jadi lebih baik seorang wanita ini memutuskan untuk tidak menjadi diantara mereka yang tidak memilih produk yang eco friendly or eco conscious. Kalau ada 10, 100, 1000 orang yang melakukan hal yang sama dengan seorang wanita tersebut tidak menutup kemungkinan akan terjadi perubahan.

Tulisan ini hanyalah sekedar share apa yang jadi pemikiran aku. Karena untuk memilih produk yang eco-conscious masih banyak pertimbangan lain. Seperti produknya tidak terlalu banyak, harganya terbilang mahal, skin care masih ada beberapa pilihan, tapi kualitas kosmetiknya masih so-so. Sepanjang aku bisa menggunakan produk dalam kategori tersebut akan aku gunakan. Tapi ya penampilan juga penting kan kayak foundation yang bagus misalnya, aku masih pilih merek lainnya. Dan sebenarnya aku berharap suatu saat nanti produk ternama Indonesia juga mau menerapkan prinsip eco conscious product. Kenapa ga? Di Indonesia ada dua perusahaan besar yang juga sudah go internasional. Dan nyatanya kesadaran beauty enthusiast akan produk organik yang banyak mempengaruhi pembaca blog (saya yakin) menjadi salah satu faktor Martha Tilaar membuat line skin care organiknya yang diberi nama Solusi. Tidak ada yang tidak mungkin kan? :)

Dan untuk lebih banyak lagi, kamu bisa baca interview aku sama Dskon di sini. Lupakan judulnya! Aku pun malu mau share disini hahahaha. Itu hanyalah kesimpulan dari editornya saja kok. Mereka bilang itu lah kesan yang mereka dapat setelah wawancara dengan aku. Hmm.. Mungkin kamu memiliki pendapat yang berbeda?



Dan jangan lupa ya untuk berbelanja di Dskon! Karena banyak pilihan online store yang ada di sana. Karena ngeliat-liat aja ga akan cukup. Banyak barang yang bikin ngilerrrrr.. :))

Terima kasih sudah mampir dan bye-bye!

6 comments:

  1. Bener banget mba, memang perlu motivasi dalam ngeblog kalau gak bye-bye deh hehe...

    Aku udah baca wawancaranya, keren ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya motivasi itu yang bikin semangat. Walaupun motivasi curhat :))

      Delete
  2. asik y aq jg pertama kali nemu email dr dskon juga kaget, kirain mw sponsor tyt mw di interview *seneng beud >.< aq kaget loh pas jalan" di dskon.com hari" sblmny kok nemu headerny mbak ikey, pas di klik mbak ikey nongol hehehe kyk artis :D aq jg dulu blnj ke mylovelysister jg portalny si dskon yg nyalurin, iy enakny yg eco friendly kyk TBS ntar bs dpt bonus buat botol" yg kosong :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bhihihi, iya sudah masuk dari beberapa hari yang lalu tapi aku maluuuu ;;) *dikemplang*

      Iya! botol kosongnya dihargain 1 poin= Rp 25.000 itu jauuuuh lebih mahal dibandingkan kalau sampai di bank sampah.

      Delete
  3. semangat! semangat!=D
    ooh, maybelline electric orangenya emang ngejreng...i think i have done some swatches about this lipstick on my blog, you can check them on my previous post...hihihi...
    thanks for the nice comment yaaa...
    xoxo

    ReplyDelete
  4. Makin fans sama mba ike nih ;* baru baca wawancara nya mba ike.. Hihihi

    ReplyDelete