Wednesday, May 29, 2013

Skin Care for Middle East Trip


Pos kali ini aku mau cerita skin care yang jadi semacam penyelamat pas di timur tengah. Kenapa? Ya biar ada pos baru dong hehe. Selain alasan pertama dan utama tersebut alasan lainnya karena beberapa produk ada yang memang baru aku coba, yang aku beli di sana serta yang belum pernah aku buat reviewnya. Ya itung-itung buat guide para beauties yang berencana pergi ke negara timur tengah :)

Sebagaimana kita ketahui kalau di Indonesia dan negara timur tengah memiliki iklim yang berbeda. Di Indonesia: terik, panas dan lembab. Sedangkan negara timur tengah: terik, panas dan kering. Jadi memang ada beberapa perbedaan. Dan pengalaman banyak orang yang paling berpengaruh dari perubahan cuaca ini adalah kondisi kulit. Ya kulit wajah, bibir, tangan dan tumit. Jadi aku sudah menyiapkan beberapa benda yang nantinya akan melindungi kulit selama di sana.

Alhamdulillah buat aku tidak terlalu banyak masalah yang terjadi saat perjalanan kemarin. Cuma bibir ku saja yang kering dan pecah-pecah. Dan pelembab bibir yang aku bawa dari rumah sayangnya tidak mampu mengatasi problem tersebut walaupun sudah aku pakai berkali-kali selama 3 hari.



Pelembab bibir yang aku bawa adalah Malin+Goetz Lip Moisturizer yang berasal dari Hydrogenated Polyisobutene Fatty Acids. Dan produk ini memang ditujukan juga untuk treatment of dry and irritated lips. Biasanya produk ini akan bertahan lama kelembaban dan glossy-nya selama tidak makan dan minum. Tapi saat permasalahan datang karena walaupun sudah aku reapply tetap saja pelembab bibir ini seperti hilang begitu saja beberapa lama setelah aku gunakan.

Swatch Malin+Goetz Lip Moisturizer.

Karena aku juga tidak tahan dengan keadaan bibir kering dan pecah-pecah, aku memutuskan untuk mencari Vaseline Lip Treatment. Walaupun isinya sama saja aku pikir hasilnya akan berbeda. Tapi ternyata aku tidak mendapatkan benda tersebut di toko farmasi. Diantara beberapa penawaran akhirnya aku memilih Labello. Selintas mirip Nivea, bahkan produksi Beiersdorf juga.

Sebenarnya aku kurang suka dengan pelembab bibir semacam ini. Tapi ternyata produk ini memberikan hal yang aku inginkan: bibir jadi lembab dan tidak pecah-pecah. Yeay! Langsung deh jadi favorite karena efeknya langsung terlihat sehari (catatan: dengan rajin mengulasnya sehabis makan, minum, atau wudhu). Kalau di Indonesia tidak ada Labello ya pakai Nivea saja :)


Swatch for Labello Pure & Natural Milk & Honey.



Selain gel Medi-Klin dan Vitacid yang aku bawa kemana-mana aku juga menggunakan Erhalogy Perfect Shield UVA + UVB Sunscreen Gel for Normal to Oily Skin. Sunscreen ini selalu ada di tas dan aku pakai setiap habis wudhu. SPFnya memang hanya 33 (kalau kamu lebih suka dengan SPF yang tinggi) tapi menurut aku cukup. Lagi pula yang paling jadi problem adalah kulit berminyak yang aku miliki. Jadi karena produk ini  cocok dengan kulit berminyak aku, ga bikin lengket, ga bikin berminyak, ga bikin breakout. Udah deh pas. Harganya juga 60-70 ribu rupiah saja.

Information in Bahasa & English.

Erhalogy Perfect Shield ingredients.




Memang sih produk Erhalogy ini kemasannya cukup simpel dan kelihatan seperti tempat salep. Tapi ga creamy kok, cukup cair dan mudah untuk diratakan dan menyerap. Bahkan aku pakai jarang menggunakan cermin, karena itu, cepat menyerap dan mudah diratakan. Kalau buat aku kemasannya juga travel friendly karena tutupnya kuat, dan kalau isinya berkurang bentuknya pun akan mengempes.  



Dan satu lagi, setelah aku pakai semuanya aku gunakan L'Occitane Ultra Matte Fluid hasil April Haul. Yang aku suka karena wanginya kayak jeruk ya, kesannya asem-asem gitu. Ditambah ada rasa adem pas dipakai jadi cocok lah aku bawa kemarin. Kata BAnya sih produk ini bisa dipakai setelah kita pakai skin care lainnya karena terdiri dari bahan natural. Yang agak berbeda memang kalau aku pakai ini di Indonesia, T-zone tetap aja berminyak walaupun ga berlebih. Sempat kecewa juga sih pas beli. Karena harganya terbilang mahal. Tapi saat di sana aku pakai ini wajah aku benar-benar matte!



Swatch L'Occitane Ultra Matte Fluid.

Kulit badan ku termasuk tipe yang tidak cocok dengan penggunaan body butter. Karena aku mudah berkeringat sehingga body butter untuk aku membuat kulit terlalu lembab dan lengket. Awalnya aku mau membawa body lotion saja. Tapi mengingat di sana terik kayaknya akan lebih cocok kalau menggunakan body butter. Walaupun dengan resiko mudah berkeringat dan akan lengket, aku terimaaaa. Eh, ternyata ya aku malah cocok pakai body butter di sana. Karena ga lembab kali ya udaranya jadi ga lengket! Body butter The Body Shop Moroccan Rose pernah aku pos di sini.



Untuk proteksinya aku pakai Nivea Sun Whitening SPF 50 yang juga waterproof. Sebenarnya ini juga ga terlalu ngaruh sih, soalnya kan pakai baju muslim ya. Terus biar pun waterproof tetap saja aku akan sering wudhu yang mana tangan dan kakinya digosok-gosok hehehe. Kalau aku wudhu di hotel sih akan aku reapply sebelum keluar. Wanginya seperti produk Nivea lainnya, jadi kalau ada yang kurang suka dengan wanginya (kayak aku) ya ditahan-tahan aja :D Tekturnya tidak terlalu creamy atau pun cair. Mudah diratakan walaupun sama saja seperti Nivea SPF 30 (yang botol biru) kalau tidak rata akan tampak putih-putih.




Swatch Nivea Sun Whitening SPF 50.

Nah, yang terakhir adalah hand cream L'Occitane Peony (review). Ga di Indonesia atau di timur tengah sana ya sama aja. Aku masih malas pakai hand cream. Awalnya bawa karena aku takut kering dan pecah-pecah. Karena hand cream ini enak saat diapakai ga bikin lengket dan cepat menyerap. Tapi nyatanya ga ada masalah sama jari-jari tangan ku, yasudah akhirnya aku ga pakai lagi :D

Seperti yang aku utarakan di awal, perpindahan iklim yang aku alami cukup membuat perubahan di kulit. Bukan hanya kulit tapi juga efek yang berbeda pada penggunaan produk yang sama saat di Indonesia. Alhamdulillah perjalanan kali problem yang aku hanya satu, bibir kering yang bisa teratasi dengan baik. Dan dari pengalaman yang aku alami juga mungkin aku bisa simpulkan, terkadang kita tergoda saat melihat review produk-produk bagus dari luar negeri yang terkadang pula harus kecewa saat menggunakan karena hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Banyak hal yang membuat efek produk berbeda-beda: kondisi barang, keadaan kulit, sensitifitas, produk lain yang digunakan bersamaan(yang bisa saja menguatkan atau mengurangi efek produk) hingga IKLIM dan mungkin hal lain yang belum terpikir saat menulis pos ini.

See you on next post, bye! 

6 comments:

  1. wahhh iy mama q jg make labello disana, cocok soalny buat iklim di sana sama dove body butter :D wahhh smg mambrur y mbak ibadahnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dove bodybutter memang bertebran disana. Amiin, makasih shani

      Delete
  2. Suka pake produk TBS jg ya.. Samaaa.. ^^

    *D*

    ReplyDelete
  3. Looks very good products for protecting skin from the sun! ^^ I think it will be useful in any country with such a strong UV!

    ReplyDelete
  4. wah, semoga perjalanannya lancar2 saja yaaa...=)
    makasi commentnya di blog aku....=D
    xoxo

    ReplyDelete